//
Bagaimana KTSP Disusun dan Dikembangkan
  • Bagaimana KTSP Disusun dan Dikembangkan
    1.KTSP Di Susun Oleh Sekolah Dan Komite Sekolah
    KTSP adalah kurikulum sekolah, maka yang menyusun adalah sekolah, agar KTSP lebih terbuka dengan kebutuhan, pengguna, situasi siswa maka komite sekolah dilibatkan, minimal dalam meilihat draf-draf akhir KTSP yang di susun
    2.Merujuk Pada Standar Isi Yang Kompetensi Lulusan Dan BSNP
    KTSP yang disusun perlu merujuk pada standar isi dan standar kelulusan yang dikeluarkan oleh keputusan menteri pendidikan (permen 22 ,23 dan 24 Tahun 2006), ke dua standar diatas dibuat oleh BSNP. Oleh karena itu, dari pusat lebih hanya ditentukan stadar isi dan standar kelulusan. Maka cukup jelas bahwa sekolah sekarang lebih bebas dalam menyusun kurikulum sendiri yang disesuaiakan dengan keadaan sekolah, kebutuhan dan juga keunggulan dan lebih sesuai dengan visi dan misinya. Sekolah juga dapat memasukkan nilai-nilai yang menjadi keunggulan sekolah itu sehimngga dapat menarik para calon siswa dan orang tua. Sebaliknya, sekolah yang belum maju, minimal memakai mereka kurikulum dengan standar isi dan kelulusan yang digariskan oleh dipdiknas. 
    3.Prinsip Pengembangan (permen 22, 2006)
    Prinsip-prinsip dalam menyusun KTSP anatara lain:
    a.Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.
    Posisi peserta didik adalah senteral dalam pendidikan, peserta didik adalah subjek pendidikan yang harus mengembangkan kompetensinuya.
    Perkembangan kompetensi perlu disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.
    b.Beragam dan terpadu
    Keragaman karakteritik peserta didik, kondisi daerah dan jenjang serta jenis pendidikan diperhatikan tanpa membedakan agama, suku, budaya, dan adat istiadat, serta status sosial ekonomi dan gender.
    Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi
    c.Tanggap terhadap ilmu pengetahuanm teknologi dan seni
    Isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni
    d.Relevan dengan kebutuhan kehidupan
    Perlu melibatkan pemangku kepentingan untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan termasuk didalamnya khidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja.
    Maka perlu pengembangan pribadi, keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik dan keterampilan vokasional
    e.Penyeluruh dan berkesinambungan
    Substansi kurikulum mencakup kesuluruhan dimensi kompetensi bidang kejian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan
    f.Belajar sepanjang hayat.
    Kurikulum diarahkan pada proses pengembangan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang dberlangsung sepanjang hayat
    Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah perkembangan manusia seutuhnya.
    g.Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
    Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
    Kepentingan nasional dan keperntingan daerah harus seling mengisi dan memberdayakan.
    4.Unsur-Unsur Penting Yang Harus Diperhatikan Dalam Penyusunan KTSP Anatara Lain
    a.Memperhatikan keadaan siswa
    b.Kurikulum dapat beragam
    c.Kurikulum juga disusun terpadu
    d.Kurikulum disusun menyeluruh dan berkesinambungan
    e.KTSP memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
    f.Pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan hidup
    g.Memperhatikan kepentingan nasional dan daerah
    5.Acuan Operasional Penyusunan KTSP
    a.Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia
    b.Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik
    c.Keragaman potensi dan karekteristik daerah dan lingkungan
    d.Tuntutan pembangunan daerah dan nasional
    e.Tuntutan dunia kerja
    f.Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
    g.Agama
    h.Dinamika perkembangan global
    i.Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan
    j.Kondisi sosial budaya masyarakat setempat
    k.Kesetaraan jender
    l.Karekteristik

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Asmaul Husna

Arsip

free counters

Powered by  MyPagerank.Net

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Komentar Terbaru

Mr WordPress di Hello world!
%d blogger menyukai ini: