//
you're reading...
Artikel umum

ANDA INGIN SEHAT,PINTAR,CANTIK, “BERLARILAH”

ANDA INGIN SEHAT,PINTAR,CANTIK, “BERLARILAH”
ANDA INGIN SEHAT,PINTAR,CANTIK,
“BERLARILAH”
Oleh : Prof. Hung Zhao Guang

Olahraga adalah faktor yang sangat penting dalam kesehatan. Bapak Kedokteran: Hypocrates pernah mengungkapkan suatu kalimat mutiara yang telah tersebar di masyarakat luas selama 2400 tahun lamanya: Sinar Matahari,Udara, Air dan Olahraga adalah sumber kehidupan dan kesehatan. Jika anda ingin mendapatkan kehidupan (live) dan kesehatan (health), anda tidak akan dapat dipisahkan dari sinar matahari, udara, air, dan olahraga sama pentingnya dengan sinar matahari. Kita semua tahu bahwa asal usul gerakan Olympiade adalah Yunani kuno, di sebuah puncak gunung di yunani terukir kata-kata sebagai berikut: “Anda ingin sehat? Berlarilah! Anda ingin jadi pintar? Berlarilah! Anda ingin jadi cantik? Berlarilah!” Artinya tidak lain bahwa olahraga lari akan membuat orang menjadi sehat, membuat orang jadi pintar, membuat orang jadi langsing.

Jenis olahraga apa yang terbaik? Ternyata olahraga jalan adalah olahraga terbaik di dunia. Lebih baik ketimbang Golf, bowling, renang. Sebab umat manusia dalam evolusinya yang berjalan jutaan tahun, dari kera sampai jadi manusia, seluruh struktur tubuhnya adalah didesain untuk keperluan jalan kaki. Jadi jalan kaki adalah olahraga terbaik di dunia.

Di sini saya ingin menegaskan suatu hal bahwa pengerasan pembuluh darah (Arterioclerosis) dapat dicegah. Arterioclerosis dapat berubah dari berat ke ringan, atau dari ringan ke berat; dari tidak ada menjadi ada atau dari ada menjadi tidak ada. Jadi proses perubahan adalah dari dua arah (reversible).

Pada tahun 1960, ketika masih mahasiswa, Dosen saya pernah mengatakan bahwa pembuluh darah sekali mengeras tidak akan diperbaiki. Baru pada akhir-akhir ini para ilmuwan kedokteran membuktikan bahwa pengerasan pembuluh darah adalah proses bolak-balik. Ia dapat berubah dari ringan ke berat, dari berat ke ringan, dari tidak ada menjadi ada. Walau tidak mungkin dapat tuntas hilang sama sekali, tetapi sebagian besar pengerasan dapat di hilangkan dan olahraga jalan adalah metode yang paling efektif untuk mengubah dari pengerasan menjadi pelembutan. Melalui olahraga jalan kaki, efeknya sangat baik terhadap tekanan darah, kolesterol dan berat badan. Olahraga jalan bagi lensia memang sangat bagus dan paling cocok.

Olahrga jalan macam apa yang terbaik? Cukup dinyatakan dengan 3 (tiga) kata: Tiga, Lima, Tujuh. Apakah 3 (tiga) itu? Porsi jalan yang terbaik adalah 3 (tiga) kilometer, atau berjalan 30 menit ke atas. Apakah 5 (lima) itu? setiap tidak kurang dari lima kali. Apa arti 7 (tujuh) itu? 7 adalah takaran yang pas bagi olahraga jalan. Olahraga yang berlebihan berbahaya bagi kita. Lalu apa yang di maksud takaran yang pas? Yang di maksud adalah berolahragalah sampai usia Anda di tambah dengan denyut pulsa jantung sama dengan 170. Misalnya Anda berusia 50 tahun, berolahraga sampai denyut jantung Anda mencapai 120, denyut jantung di tambah dengan usia menjadi 170. inilah takaran yang pas. Kalau kondisi tubuh sangat fit, maka takaran yang pas dapat bertambah sedikit, kalau kondisi tubuh kurang sehat, takaran dapat berkurang sedikit.

Baru-baru ini dilakukan eksperimen terhadap orang Lensia. Orang-orang Lensia ini di bagi menjadi kelompok-kelompok pertama, rata-rata tiap hari berjalan 4,2 Km, kelompok laninnya sama sekali tidak berolahraga. Akhirnya di temukan kelompok pertama yang berjalan 4,2 Km itu persentase kematian dan penderita jantung koroner di banding dengan kelompok kedua yang tak berolahraga turun 60 %. Lihatlah betapa faedah olahraga jalan kaki bila dilakukan konsisten, dapat menggantikan sebagian besar Helth Food (makanan sehat).

Di samping olahraga jalan kaki, terdapat satu jenis olahraga yang sangat spesial, ia “dalam”, “lembut” membawa keras, menyatakan Yin dan Yang. Manfaat paling besar dari Senam Tai Chi adalah memperbaiki system syaraf. Yang terpenting adalah menyempurnakan kemampuan menyeimbangkan diri. Bila berjalan tiba-tiba teroleng tidak menyebabkan jatuh tersungkur. Di Amerika sebuah perkumpulan fitness bagi warga Lensia melakukan penelitian, para Lensia dalam perkumpulan dibagi menjadi 2 (dua) kelmpok. Kelompok pertama setiap hari menggunakan alat-alat fitness melatih otot-ototnya; kelompok kedua, tidak mengeluarkan uang se-senpun, berlatih Tai Chi. setelah berlatih beberapa waktu, kedua kelompok di bandingkan. Kelompok kedua yang bersama Tai Chi, kemampuan keseimbangan diri sangat bagus, otaknya sehat, jalan kaki tidak terjatuh, patah tulang akibat terjatuh berkurang sampai dengan 50 %. Akhirnya, kesimpulan yang ditarik oleh orang Amerika tersebut ialah : Ternyata Senam Tai Chi yang gratis tersebut adalah lebih unggul ketimbang alat-alat fitness modrn.

Stop Merokok dan batasi Alkohol
Bahwa merokok itu buruk sekali, tidak usah saya utarakan lagi di sini. Bila kalian bisa stop merokok, itu yang terbaik. Bila sulit meninggalkan kebiasaan ini, yang terbaik adalah batasi tidak lebih dari 5 (lima) batang rokok sehari. Saya mempunyai research student (kandidat S3) yang melakukan research terhadap bahaya merokok, yang menemukan suatu hukum/formula: bahwasanya setiap penambahan jumlah batang rorok 1 (satu) kali lipat, maka bahaya yang di timbulkan masih terbatas. Tapi bila melebihi lima batang, maka bahaya yang di timbulkan akan sangat meningkat.

Ketenangseimbangan Mental/Batin
Ketenangseimbangan mental/batin suatu langkah yang penting dalam pemeliharaan kesehatan. Manfaat dari ketenangseimbangan mental/batin melampaui semua lngkah-langkah pemeliharaan kesehatan lainnya. Bila Anda memperhatikan dan menjalankan “Ketenangseimbangan mental/batin” Anda telah menguasai kunci masa kesehatan. Di Beijing saya melakukan penelitian terhadap warga Lensia yang berusia di atas 100 tahun, namun tetap sehat. Bagaimana mereka menjaga kesehatannya? Makan yang lezat-lezat atau uang berlimpah? Tidak! Mengamati kehidupan mereka tampak banyak hal-hal yang mengherankan. Dari mereka ada yang biasa tidurnya tidak larut malam, bangunnya pagi-pagi sekali, kesehatannya baik. Ada juga yang tidurnya larut malam, bangunnya pun agak siang, kesehatannya pun baik. Ada yang tidak makan daging, ia tetap sehat, ada yang doyan daging juga tetap sehat. Ada yang tidak merokok dan ada juga yang merokok, ada yang hoby minum teh, ada yang tidak minum teh. Jadi gaya hidup dan kebiasaan mereka beraneka ragam. Namun ada 2 hal yang seragam pada tiap warga Lensia yang sehat tersebut. Pertama: “Berhati lapang, Berwatak lembut, Berhati mulia”. Tidak ada dari mereka yang “Berhati sempit/cupet” mengapa? Sebab orang yang berhati sempit cupet. Tidak pemaaf, tabiat kasar, impulsive, pemarah, takkan bisa hidup sampai 100 tahun. Baru mencapai usia 50 tahun, 60 tahun, satu persatu sudah meninggal karena tabiatnya itu! Ada yang kena kanker, ada yang kena jantung, ada yang kena koroner, dan lain-lain. Kedua: “tidak ada para warga Lensia yang sehat tersebut malas, mereka semua senang bekerja, senang berolahraga”. Sangat pas dengan pepatah: “tidak ada warga Lensia sehat yang malas”.

Lalu mengapa ketenangseimbangan mental/batin begitu penting? Penyakit Kronis seperti Arteroclerosis dan jantung kroner itu prosesnya bisa berjalan bertahun-tahun, belasan bahkan puluhan tahun baru menyebabkan seluruh pembuluh darah tersumbet rapat-rapat. Bagi warga yang berusia antara 40-50 tahun, Arterioclerosis yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah dalam satu tahun dapat menyempit kurang lebih 1%-2%, jika anda perokok, penderita lensi tinggi, triglyceride tinggi. Maks penyempitan pembuluh darah dapat di perparah menjadi 3%-4% setahun. Tetapi sekali Anda marah dan gelisah dalam 1 (satu) menit saja pembuluh darah dapat menyempit 100 % , dan segera mati! Nah, bayangkan dahsyatnya emosi yang tak terkendali!

Di rumah sakit tempat saya berdinas, suatu hari pada jam bezoek, seorang nenek membezoek suaminya yang sedang di rawat di rumah sakit tersebut. Tanpa sadar keduanya terlibat dalam pertengkaran yang hebat, keduanya tak mau mengalah. Akhirnya, belum lewat 3(tiga) menit, si kakek mengeluh dadanya sakit, mukanya pucat, peluh keluar banyak sekali. Celaka! ketika dokter jaga melakukan pengukuran ECG, ternyata otot jantungnya mengeras (Myocardial Necrosis), Dokter segera melakukan pertolongan darurat. lewat setengah jam kemudian baru tertolong. Si nenek baru menyadari bahwa “marah”nya si kakek hampir menghilangkan nyawanya, ia berjanji takkan bertengkar lagi dengan si kakek, dan tidak akan membantah apapun yang di katakan si kakek dan berusaha agar si kakek tidak sampai “marah” lagi.

“Emosi” satu hal yang dapat menyebabkan banyak masalah. Kondisi mental seseorang itu sangat penting. Banyak penyakit yang sangat di pengaruhi oleh kondisi mental. Seorang Pasien dari Mancuria, usia 38 tahun, pada suatu hari karena merasa sakit pada bagian levernya datang kerumah sakit dan diadakan pemotretan Beta Ultrasonic, setelah melihat hasil pemotretan si dokter memberitahukan dia bahwa: “Celaka, telah tumbuh tumor Kanker pada lever kamu sepanjang 7Cm!”. Begitu mendengar si pasien langsung pucat, dengkulnya lemas, jatuh terkapar di lantai. Sekembalinya kerumah semalam suntuk tak bisa tidur, memikirkan penyakitnya, dan anaknya yang masih berumur 8 tahun. Keesokan harinya rasa sakitnya bertambah, ia mendatangi klinik terdekat, oleh dokter yang berdinas, ia di beri advis: “Kanker laver stadium demikian lanjut, saya idak dapat berbuat apa-apa, jadi bersenang-senaglah pada sisa hidupmu, makan enak sepuasnya!”. Kepada bosnya yang datang menyambangi, ia minta diizinkan dan dibiayai pergi ke Beijing melihat-lihat Tin An Men. Dengan dipandu oleh 4 orang rekannya ia naik kereta api berangkat ke Beijing dan melihat-lihat Tin An Men. Setelah cukup tamasya, sebelum pulang kembali kekampung, rekannya menganjurkan memeriksakan diri kerumah sakit di Beijing. Datanglah ia kerumah sakit tempat saya bekerja, di sana sekali lagi di lakukan pemotretan Beta Ultrasonic. Apa yang terjadi? Kata Dokter kepada pasien, “ Anda tidak ada penyakit apa-apa”. “ mana mungkin saya hampir mati dengan Kanker lever saya!” sergah si pasien tersebut. Dokter menjawab :”Aaah, anda ini kan sakit shock saja”. “Bagaimana mungkin saya di bilang sakit karena shock?” Dokter kembali menjelaskan: “ banyak orang seperti Anda mendapat tumor biasa, di diagnosis oleh dokter sebagai kanker, akibatnya terjadi Mental Break Down! Sakit dan tidak bisa bangun kembali. Padahal tidak ada apa-apa.!” Begitu mendengar penjelasan dan jaminan dokter ini yang mengatakan: “ Kasus sperti anda ini banyak sekali saya jamin anda sehat-sehat saja, saya tanggung jawab atas keterangn saya ini. Jadi Anda boleh tenang sekarang!” sekembalinya ia ke Mancuria, ia bisa makan, bisa tidur, dan bekerja normal kembali. Untung ia punya pikiran mau tamasya ke Tien An Men, kalau tidak pasti ia sudah meninggal.

“Isyarat” yang diberikan oleh orang (dokter) yang dipercaya oleh pasien kadang-kadang juga memberikan pengaruh besar bagi si penderita. Ada sebuh kasus, seorang pasien yang baru mengalami operasi, merasa sangat sakit pada bekas operasinya, kepada dokter ia meminta di injeksi obat morfin penghilang sakit. Tapi oleh dokter ia di injeksi NaCI (garam), kepada pasien dikatakn di injeksi morfin. Aneh! Pasien merasakan sakitnya hilang. Jadi “Isyarat” (sugesti) itu seperti hipnotis pengaruhnya.

Di Amerika penderita Kanker membentuk pengobatan berkelompok. Para penderita 7-8 orang berkumpul setiap minggu, berbincang-bincang, saling curhat, saling memberi semangat. Hasil pengobatan berkelompok ini menjadikan penderita kondisi mentalnya sangat baik. Akibatnya, efek sampingan dari Khemotherapy dapat diperkecil. Angka kematian berkurang, angka survival meningkat. Di Rumah Sakit Kanker Beijing, terdapat satu kasus penderita kanker ganas. Dokter yang memperhatikan bahwa sel kanker si pasien menjalar demikian ganas. Telah memvonis ia hanya dapat bertahan hidup setengah sampai satu tahun. Ternyata ia dapat bertahan hidup lebih dari 10 tahun. Dokter terheran-heran, ternyata ia bersama penderita lainnya kurang lebih 2000 orang setiap pagi berkumpul di taman kota “BA-I”, bernyanyi, berdansa, bergerak gembira sambil bincang-bincang. Mereka membentuk “klub melawan kanker”. Akhirnya ditarik kesimpulan bahwa ketika pada pasien-pasien yang telah divonis meninggal dalam waktu setengah tahun, ternyata masih bertahan belasan tahun lamanya. Ditanya rahasia bertahan hidupnya itu, tiada seorang pun dari mereka menjawab. Karena mereka mendapat obat yang mujarab. Setiap orang mengatakan bahwa mereka mempunyai hati sangat gembira, penuh percaya diri, penuh harapan terhadap masa depan tidak gentar menghadapi masa depan. Jadi falsafah hidup kita berpegang pada: “Lepaskan keterikatan masa lalu, tidak iri kepada apapun yang terjadi, nikmatilah hari ini, songsong hari esok dengan optimis, maka akan menyebabkan kita bertahan hidup!.

About 7assalam9

seorang yang berasal dari madura

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Asmaul Husna

Arsip

free counters

Powered by  MyPagerank.Net

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Komentar Terbaru

Mr WordPress di Hello world!
%d blogger menyukai ini: